PERDEBATAN
Aku tidak mampu memilih,
hanya sebuah impian pada sebuah batu bata,
yang aku berfikir satu persatu batu bata yang ku susun,
perlahan akan menjadi gedung bertingkat
Aku juga malas berfikir terlalu rumit,
karena persoalan sekarang perlahan akan ku selesaikan,
karena besok akan muncul persoalan baru,
akan membuat otakku semakin pintar bukan semakin bodoh
Apa yang mereka katakan akan aku dengarkan baik-baik,
sebaik aku ingin berbuat baik pada mereka,
walau mereka menganggapku diam dan tak perduli,
tapi Allah maha mengetahui
Lalu aku ingin menghina aku dan siapapun juga hanya pada hatiku,
karena diam lebih mulia,
bagai berlian yang diam namun indah dipandang,
dan bunga yang indah diam dalam warna juga keharumannya
Walau air samudra diam,
namun mampu menampung berjuta kehidupan,
dan menyimpan arus dalam yang menghanyutkan
Walau angin juga diam,
mampu menghimpun awan menjadi hujan,
dan menciptakan alun suara yang merdu
Hanya takdir Allah yang tidak diam,
yang menggerakkanku agar mensyukuri hidup

Tidak ada komentar:
Posting Komentar