Sabtu, 19 September 2009

aku

Bukan salah seorang ibu seakan menciptakanku
Bukan salah seorang ayah seolah menghidupkanku…
Dari ketidak adaanku…dari kehadiranku dikefanaan…dalam keabadian…
Kembali ke keabadian
Aku bukan tuhan walau membawa ruh tuhan…
Mengurungnya dalam ragaku yang berat…
Mudah kotor…diliputi debu bila tak disirami
Aku…yang tak pantas menyebut ragaku…’AKU’
Tapi aku terpaksa menyebut aku…
Memberi nama ragaku…’AKU’
Karena hadirnya…’KAMU’ dan ‘DIA’



Tidak ada komentar:

Posting Komentar